DREAMNEWS ALOR

KAMPANYE 16 HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN (HAKTP) di Alor, Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan Milad STKIP Muhammadiyah Kalabahi ke-11 Momentum Mengokohkan Dakwah Ilmu di Tanah Kenari, PC Pergunu Alor Sampaikan LPJ Keberangkatan 26 Mahasiswa Penerima Beasiswa PP Pergunu, Orang Tua Apresiasi Transparansi,

Alumni MAN Kalabahi 2013 Berkunjung ke Masjid Al-Iroda Moebo dalam Bulan Suci Ramadan: Dari Amanah Menjadi Gerakan Kepedulian yang Berkelanjutan

Alumni MAN Kalabahi 2013 Berkunjung ke Masjid Al-Iroda Moebo dalam Bulan Suci Ramadan: Dari Amanah Menjadi Gerakan Kepedulian yang Berkelanjutan


Dreamnewsalor.com-Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan ruang terbaik untuk memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama. Momentum tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Alumni MAN Kalabahi 2013 melalui kegiatan kunjungan dan bakti sosial ke Masjid Al-Iroda Moebo, Kabupaten Alor (19/03/26)

Kegiatan berbagi Alumni MAN 2013 Ada nilai sejarah, kepercayaan, serta amanah yang terus dijaga sejak awal gerakan dibangun. Semangat kebersamaan, para alumni kembali hadir di tengah masyarakat, membawa bantuan sekaligus menghadirkan harapan.

Dalam setiap gerakan sosial, kepercayaan adalah hal utama. Alumni MAN Kalabahi 2013 memahami betul hal tersebut, sehingga seluruh proses pengelolaan dana dilakukan secara terbuka dan transparan.

Total dana yang berhasil dihimpun dari para alumni mencapai:

Rp 4.150.000

Dana tersebut kemudian dikelola dan disalurkan dengan rincian sebagai berikut:

  • Pembelian gula dan minyak goreng (Bimoli 2 dos): Rp 952.000

  • Beras SPHP 5 kg sebanyak 32 karung: Rp 2.016.000

  • Tambahan minyak Kita 1 liter (8 pcs): Rp 125.000

  • Tambahan gula (8 pcs): Rp 174.000

  • Bantuan khusus untuk muallaf penderita tumor di Benlelang: Rp 500.000

  • Biaya transportasi (pickup): Rp 100.000

  • Konsumsi buka puasa bersama: Rp 100.000

  • Sisa dana dimasukkan ke kotak amal masjid: Rp 183.000

Total pengeluaran sesuai dengan dana yang masuk, menunjukkan bahwa seluruh amanah telah ditunaikan dengan penuh tanggung jawab.

Koordinator Alumni MAN Kalabahi 2013, BRIGPOL Arif Kushariadi atau yang akrab disapa Mando Dopu, dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk mengingat kembali awal mula gerakan kepada para jamaah masjid Al-Iroda Moebo Kampung Pisang.

“Kegiatan ini dimulai dari Masjid Benlelang sejak tahun 2017. Dari situ kita belajar arti kebersamaan, dan sampai hari ini kita masih bisa bertahan karena niat baik yang sama.”

Ucapan tersebut adalah nostalgia. Ada pesan kuat bahwa sebuah gerakan sosial akan bertahan lama jika dibangun di atas keikhlasan dan konsistensi.

Lebih jauh, ia juga menegaskan bahwa kunjungan ke Benlelang nanti pada tahun ini memiliki makna khusus karena adanya warga yang sedang mengalami ujian berat.

“Bapak Ibu sekalian Jangan lihat dari besar kecilnya bantuan. Lihat keikhlasannya. Semoga apa yang kita berikan bisa membantu dan meringankan beban.”

Kalimat sederhana, maknanya dalam. Kadang yang dibutuhkan bukan jumlahnya, tapi kepedulian yang nyata.

Kehadiran rombongan alumni disambut dengan penuh kehangatan oleh masyarakat dan pengurus Masjid Al-Iroda Moebo Kampung Pisang. Tidak ada jarak, tidak ada sekat. Semua menyatu dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.

Ketua Remaja Masjid, Fian Djuma, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Bantuan ini sangat membantu masyarakat, apalagi di bulan Ramadan seperti sekarang.”

Senada dengan itu, Imam Masjid, Ustadz Ilham Djuma, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini terus berlanjut.

“Semoga ini menjadi amal jariyah dan terus dilakukan di masa yang akan datang.”

Ucapan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran alumni akan terus membawa semangat kebersamaan.

Dampak dari kegiatan ini langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satu penerima bantuan mengungkapkan bahwa kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan gula sangat membantu kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat terbantu. Apalagi di bulan puasa, kebutuhan meningkat. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami.”

Di wilayah seperti Kabupaten Alor, di mana sebagian masyarakat masih bergantung pada sektor informal dan hasil alam, bantuan langsung seperti ini menjadi penopang penting.

Kalau dilihat sekilas, mungkin kegiatan Alumni MAn 2013 tampak sederhana. Pembagian sembako, kunjungan ke masjid, lalu selesai.

Padahal kalau ditarik lebih dalam, ada dampak besar yang sedang dibangun:

  1. Membangun kepercayaan sosial melalui transparansi dana

  2. Memperkuat solidaritas alumni sebagai kekuatan kolektif

  3. Menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan

  4. Menanamkan nilai kepedulian pada generasi muda

Di daerah kepulauan seperti Alor, gerakan berbasis komunitas memiliki peran penting sebagai pelengkap dari program pemerintah. Bahkan dalam banyak kasus, justru gerakan seperti inilah yang paling cepat menyentuh masyarakat.

Setelah kegiatan di Masjid Al-Iroda Moebo, rombongan Alumni Man 2013 tanggal 19 maret 2026 melanjutkan perjalanan menuju Benlelang. Tujuannya jelas, memberikan bantuan kepada seorang muallaf yang sedang menderita tumor kepala.

Perjalanan tersebut Ada nilai kemanusiaan yang lebih dalam. Hadir, melihat langsung, dan memberikan dukungan moral adalah bagian penting dari kepedulian.

Yang menarik dari Alumni MAN Kalabahi 2013 adalah konsistensi. Mereka tidak berhenti di satu kegiatan. Tidak puas hanya sekali turun lapangan.

Apa yang dilakukan hari ini adalah bagian dari gerakan panjang.

Gerakan yang lahir dari:

  • Kebersamaan

  • Kepercayaan

  • Keikhlasan

  • Kepedulian

Kalau dijaga terus, bukan tidak mungkin gerakan ini akan menjadi salah satu kekuatan sosial terbesar di Kabupaten Alor.

Pada akhirnya, semua kembali ke satu hal: niat.

Bantuan boleh sederhana. Jumlah mungkin terbatas.
Namun ketika dilakukan dengan ikhlas, dampaknya bisa luar biasa.

Alumni MAN Kalabahi 2013 telah menunjukkan bahwa perubahan tidak harus dimulai dari hal besar. Cukup mulai dari langkah kecil, dilakukan bersama, dan dijaga konsistensinya. Dan dari situlah, gerakan besar akan lahir Pungkas "BRIGPOL Arif Kushariadi 


About PENDIDIKAN UNTUK NEGERI

The Dreamnews Alor Community is a community established on February 12, 2022, by six founders: Mukmin, Asmar, Bunda, Dhian, Tyadiana, and Hadat. Its main goal is to improve literacy and numeracy for children in remote areas of the country, especially in regions far from the city and with limited access to education. The community focuses on the fields of education, social issues, religion, politics, and other areas.

0 Reviews :