DREAMNEWS ALOR

KAMPANYE 16 HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN (HAKTP) di Alor, Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan Milad STKIP Muhammadiyah Kalabahi ke-11 Momentum Mengokohkan Dakwah Ilmu di Tanah Kenari, PC Pergunu Alor Sampaikan LPJ Keberangkatan 26 Mahasiswa Penerima Beasiswa PP Pergunu, Orang Tua Apresiasi Transparansi,

Nahkoda Perempuan Pertama IMM Alor, Bunda Yusfira Abdurahman Pimpin Periode 2026–2027

Nahkoda Perempuan Pertama IMM Alor, Bunda Yusfira Abdurahman Pimpin Periode 2026–2027



Dreamnewsalor.com Sejarah baru tercatat dalam perjalanan organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Alor. Untuk pertama kalinya, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Alor dipimpin oleh sosok perempuan. Melalui forum Musyawarah Cabang (Musycab) IMM Alor ke-XV, nama Bunda Yusfira Abdurahman, S.Pd., C.Gmc resmi terpilih sebagai ketua periode 2026–2027. Kegiatan Musycab tersebut dilaksanakan di Aula STKIP Muhammadiyah Kalabahi dan diikuti oleh kader IMM dari berbagai komisariat. Proses pemilihan berlangsung dinamis, penuh argumentasi, serta menunjukkan kedewasaan berorganisasi para peserta forum. (28/03/26)

Pemilihan ketua dalam Musycab ke-XV berlangsung melalui tahapan yang cukup ketat. Setiap kandidat memaparkan visi, misi, serta arah gerakan organisasi ke depan. Diskusi berjalan terbuka, menunjukkan bahwa kader IMM Alor memiliki kapasitas intelektual dan keberanian dalam menyampaikan gagasan.

Dalam proses tersebut, Bunda Yusfira Abdurahman berhasil memperoleh suara terbanyak setelah melalui pertarungan yang cukup serius. Kemenangan tersebut adalah cerminan kepercayaan kader terhadap kapasitas kepemimpinan yang dimiliki.

Bunda Yusfira dikenal sebagai figur yang aktif dalam kegiatan literasi dan sosial di Kabupaten Alor. Perannya sebagai Ketua Umum Dream News Alor kemarin menunjukkan konsistensinya dalam membangun gerakan berbasis pendidikan dan kepedulian masyarakat.

Kepemimpinan perempuan dalam organisasi kemahasiswaan membawa warna baru. Pendekatan yang lebih komunikatif, kolaboratif, serta berbasis empati menjadi nilai tambah dalam menjalankan roda organisasi.

Dalam sambutannya, Bunda Yusfira menyampaikan harapan dan komitmennya untuk membawa IMM Alor ke arah yang lebih baik.

“Saya berharap bisa menahkodai IMM Alor dengan baik. Tanpa dukungan teman-teman semua, saya tidak bisa apa-apa. Mari kita bergandengan tangan untuk membangun IMM Alor menjadi lebih baik.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan yang diusung bukan bersifat individual, melainkan kolektif.

Salah satu peserta Musycab menyampaikan bahwa terpilihnya pemimpin perempuan menjadi momentum penting bagi IMM Alor.

“Ini sejarah baru. Kami melihat ada semangat baru dalam kepemimpinan IMM. Harapannya organisasi bisa lebih aktif dan berdampak.” Pungkas Hamka

Kader lainnya juga menilai bahwa kepemimpinan baru ini membawa harapan perubahan.

“Kami ingin IMM lebih dekat dengan masyarakat dan tidak hanya aktif di internal kampus.”

Terpilihnya pemimpin perempuan pertama dalam sejarah IMM Alor merupakan tanda adanya perubahan dalam budaya organisasi. Hal itu menunjukkan bahwa ruang kepemimpinan semakin terbuka dan berbasis pada kapasitas, bukan sekadar tradisi.

Kabupaten Alor memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Organisasi seperti IMM memiliki peran strategis dalam membentuk karakter intelektual, spiritual, dan sosial mahasiswa.

Melalui  kepemimpinan baru, IMM Alor diharapkan mampu:

Menguatkan gerakan intelektual di kalangan mahasiswa

Mendorong literasi dan pengabdian masyarakat

Membangun kolaborasi lintas organisasi

Memimpin organisasi harus punya tanggung jawab. IMM Alor ke depan akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konsolidasi internal hingga penguatan program kerja yang berdampak langsung pada masyarakat.

Kepemimpinan yang adaptif, inovatif, serta mampu merangkul semua pihak menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan amanah tersebut.

Musyawarah Cabang ke-XV adalah harapan baru bagi IMM Alor. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam forum tersebut menjadi modal utama untuk melangkah ke depan.

Red : Rachadad Akbar

 

About PENDIDIKAN UNTUK NEGERI

The Dreamnews Alor Community is a community established on February 12, 2022, by six founders: Mukmin, Asmar, Bunda, Dhian, Tyadiana, and Hadat. Its main goal is to improve literacy and numeracy for children in remote areas of the country, especially in regions far from the city and with limited access to education. The community focuses on the fields of education, social issues, religion, politics, and other areas.

0 Reviews :