Penerapan Media Renderforest untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Bilangan Bulat pada Siswa Kelas VII MTs Insan Cita Moru
Dreamnewsalor.com— Dosen STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Mukmin Amsidi, M.pd melaksanakan penelitian tindakan kelas berjudul Penerapan Media Renderforest untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Bilangan Bulat pada Siswa Kelas VII MTs Insan Cita Moru. Penelitian tersebut menjadi bagian dari komitmen akademik dalam menghadirkan inovasi pembelajaran matematika berbasis teknologi digital di Kabupaten Alor. (12/02/26)
Kegiatan berlangsung di MTs Insan Cita Moru dan disambut hangat oleh Kepala Sekolah, Ibu Syantri Syarif Lema, S.Pd dan para guru Kehadiran tim peneliti yang melibatkan mahasiswa Rachadad Akbar (Pendidikan Matematika) dan Rifqi Maulana (PGSD) menambah semangat kolaboratif antara perguruan tinggi dan sekolah mitra.
Berdasarkan laporan pendidikan tingkat kabupaten, penguatan literasi numerasi masih menjadi agenda prioritas di wilayah kepulauan. Di beberapa sekolah tingkat SMP/MTs, pemahaman konsep dasar seperti bilangan bulat sering menjadi hambatan awal dalam pembelajaran matematika lanjutan.
Konsep bilangan positif dan negatif, operasi penjumlahan serta pengurangan, hingga penerapan dalam konteks sehari-hari membutuhkan pendekatan visual dan kontekstual. Media konvensional sering membuat siswa cepat kehilangan fokus.
Melihat kondisi tersebut, penggunaan Renderforest sebagai media berbasis video animasi dipilih untuk menghadirkan visualisasi interaktif yang membantu siswa memahami konsep secara lebih konkret.
Baca Juga
- PC Pergunu Alor Sampaikan LPJ Keberangkatan 26 Mahasiswa Penerima Beasiswa PP Pergunu, Orang Tua Apresiasi Transparansi
- Jalan Sehat Milad Muhammadiyah ke-113 & Milad STKIP Muhammadiyah Kalabahi ke-11 Meriahkan Pagi Alor
- Dialog Kebangsaan AMAN Alor Suara Kaum Muda dalam Setahun Kepemimpinan Prabowo–Gibra
Subjek Penelitian: 13 Siswa Kelas VII
Penelitian melibatkan 13 siswa kelas VII MTs Insan Cita Moru, yaitu:
Abdul Karim Mansari
Abdullah Muhaimin Dopong
Achna B.S.R Alam
Amir M. Bania
Anugrah M. Fukalang
Aulia I.S Gogo
Muhammad Ali R. Boling
Mariati Nadifa Daka
Mutia Mustafa
Alif A. Daing
Santri L. Sanga
Wahyu Alfian Kera
Wulan S. Karim
Jumlah peserta yang relatif kecil memungkinkan pendampingan lebih intensif selama proses pembelajaran.
Materi bilangan bulat disajikan melalui video animasi interaktif yang memvisualisasikan:
Konsep garis bilangan
Pergerakan maju dan mundur
Operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan negatif
Contoh soal kontekstual berbasis kehidupan sehari-hari
Siswa tampak lebih fokus ketika materi divisualisasikan dalam bentuk animasi bergerak. Penggunaan warna, ilustrasi, dan suara narasi membantu memperkuat daya ingat konsep.
Kepala MTs Insan Cita Moru, Syantri Syarif Lema, S.Pd menyampaikan apresiasinya:
“Pendekatan visual seperti itu membuat siswa lebih cepat memahami konsep. Kami berharap kolaborasi dengan STKIP Muhammadiyah Kalabahi terus berlanjut.”
Salah satu siswa, Mariati Nadifa Daka, mengungkapkan:
“Belajar bilangan negatif jadi lebih mudah karena bisa lihat pergerakan di garis bilangan lewat video.”
Mahasiswa pendamping, Rachadad Akbar, menambahkan:
“Kami melihat peningkatan kepercayaan diri siswa saat menjawab soal setelah menonton dan mendiskusikan video.”
Berdasarkan hasil evaluasi awal dan akhir, terjadi peningkatan pemahaman konsep pada sebagian besar siswa. Kesalahan dalam operasi bilangan negatif berkurang signifikan setelah penggunaan media berbasis animasi.
Beberapa temuan penting:
Visualisasi membantu mengurangi miskonsepsi.
Diskusi kelompok kecil meningkatkan partisipasi.
Media digital menumbuhkan motivasi belajar.
Pendekatan selaras dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 yang menuntut integrasi teknologi dan pedagogi.
Kabupaten Alor memiliki tantangan geografis yang mempengaruhi akses terhadap sumber belajar modern. Integrasi media digital menjadi strategi penting untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan.
Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan sekolah mitra memperkuat ekosistem akademik berbasis pengabdian dan penelitian. Langkah ini juga mendukung peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.
penulis : Redaksi

0 Reviews :
Posting Komentar