PC Pergunu Alor Sampaikan LPJ Keberangkatan 26 Mahasiswa Penerima Beasiswa PP Pergunu, Orang Tua Apresiasi Transparansi
Pertemuan yang berlangsung hangat dihadiri oleh seluruh orang tua dari 26 mahasiswa Alor yang kini menempuh pendidikan di Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Mojokerto, sebuah kampus berbasis pesantren yang dinaungi langsung oleh struktur NU. Kehadiran para orang tua menunjukkan tingginya kepedulian terhadap masa depan pendidikan anak-anak mereka, sekaligus bentuk dukungan moral kepada Pergunu yang selama dua bulan terakhir bekerja penuh untuk memastikan keberangkatan mahasiswa berjalan aman dan sesuai prosedur.
Pada kesempatan tersebut, pengurus PC Pergunu Alor menyampaikan LPJ secara menyeluruh, mencakup:
- Rincian penggunaan anggaran sejak tahap pengurusan berkas, transportasi Alor–Kupang–Mojokerto, hingga kebutuhan darurat di perjalanan.
- Akomodasi perjalanan, termasuk pendampingan selama berada di Kupang, titik transit, hingga serah terima ke tim Pergunu Mojokerto.
- Koordinasi lintas lembaga, mulai dari PWNU NTT, PW Pergunu NTT, hingga koordinasi final dengan pengurus PP Pergunu.
- Kondisi mahasiswa setelah tiba di Mojokerto, termasuk proses adaptasi lingkungan kampus, asrama, dan pengelompokan kelas.
Menurut data internal Pergunu Alor, total 26 mahasiswa ini berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Alor, antara lain Teluk Mutiara, Alor Barat Daya, Alor Timur, Alor Tengah Utara, dan Lembur. Sebagian besar merupakan lulusan Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta di bawah naungan NU.
Dalam penyampaian LPJ, Dewan Penasehat PC Pergunu Alor, Hadi Abdul Aziz Kammis, yang kini menjabat sebagai Kasi Pendidikan Islam Kemenag Alor sekaligus Sekretaris PCNU Alor, memberikan apresiasi penuh atas keterbukaan PC Pergunu Alor.
“Transparansi adalah pilar penting dalam pelayanan pendidikan. LPJ yang disampaikan PC Pergunu Alor menunjukkan bahwa amanah ini dikelola secara profesional. Orang tua punya hak tahu, dan Pergunu sudah menjalankan itu,” Ucap Hadi Kammis.
Beliau juga menambahkan bahwa LPJ seperti ini harus menjadi budaya organisasi agar program-program pendidikan NU semakin dipercaya publik.
Ketua PC Pergunu Alor, Zainudin Adang, menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Pengurus Wilayah NU NTT dan secara khusus Ketua PW Pergunu NTT, Syufyanto Minggele, yang sejak awal memberi arahan dan dukungan penuh.
Dalam penyampaiannya, Zainudin mengatakan:
“Tanpa arahan PWNU NTT dan PW Pergunu NTT, proses ini pasti tidak semulus yang kita lihat hari ini. Alhamdulillah, 26 putra-putri Alor sudah berada di UAC Mojokerto dan mulai mengikuti perkuliahan dengan baik.”
Zainudin menegaskan bahwa keberhasilan proses adalah hasil kolaborasi NU struktural, Pergunu, orang tua mahasiswa, dan pemerintah daerah.
Salah satu poin penting dari LPJ adalah komitmen Pergunu dalam pendampingan jangka panjang terhadap mahasiswa Alor di Mojokerto.
Zainudin kembali menekankan:
“Kami tidak berhenti pada keberangkatan saja. Komunikasi tetap berjalan. Para mahasiswa ini harus merasa bahwa Alor mengawal mereka dari jauh.”
Pendampingan mencakup monitoring akademik, kondisi tempat tinggal, kebutuhan logistik, serta laporan bulanan yang nantinya akan disampaikan kembali kepada orang tua.
Salah satu orang tua, Jubaida Lapi, menyampaikan testimoni penuh haru mengenai pendampingan PC Pergunu Alor.
“Kami merasa tenang. Dari awal sampai tiba di Mojokerto, anak-anak tidak dilepas begitu saja. Ada pendamping, ada laporan, dan hari ini LPJ membuktikan bahwa program ini dikelola penuh tanggung jawab.”
Pernyataan Jubaida mewakili mayoritas orang tua yang hadir. Raut wajah mereka lega setelah mengetahui penggunaan anggaran dan proses keberangkatan anak-anak mereka dijelaskan tanpa ditutup-tutupi.
Sekretaris PC Pergunu Alor, Mu’min Boli, menegaskan bahwa LPJ adalah langkah membangun kepercayaan masyarakat Alor terhadap program beasiswa NU.
“Kami ingin semua orang tua dan warga Alor yakin bahwa beasiswa ini dikelola secara profesional. Dan ke depan, kami berharap lulusan dari UAC Mojokerto kembali dan mengabdi untuk NU di Alor.”
Mu’min juga mengajak masyarakat untuk memahami bahwa beasiswa NU bukan sekadar bantuan kuliah, tetapi investasi jangka panjang bagi kaderisasi organisasi.
Di akhir kegiatan, PC Pergunu Alor memberikan piagam penghargaan kepada para orang tua mahasiswa. Piagam ini sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pergunu dalam mengawal pendidikan putra-putri daerah.
Momen tersebut menjadi simbol kemitraan moral antara PC Pergunu Alor dan keluarga mahasiswa.
Jika merujuk data pendidikan Kabupaten Alor tahun 2024, tingkat lulusan SMA/MA yang melanjutkan kuliah hanya 7,15% penduduk [Kabupaten Alor] yang sudah mengeyam pendidikan sampai perguruan tinggi pada akhir 2024.” Klik di sini !
Rincian: D1 dan D2 = 0,35%, D3 = 1,23%, S1 = 5,45%, S2 = 0,11%, S3 = 0,002%. Klik di sini !
Ini berasal dari Satu Data Alor (Portal Data Kabupaten Alor) juga: persentase untuk S1, S2, S3, dan diploma bisa dilihat di dataset pendidikan. Klik di sini !
Jika beasiswa PP Pergunu dapat memberangkatkan rata-rata 20–30 mahasiswa per tahun, maka dalam 5 tahun:
- Alor berpotensi memiliki >120 lulusan baru dari perguruan tinggi berbasis pesantren.
- NU Alor akan memiliki stok kader akademik yang siap mengisi lembaga pendidikan, madrasah, dan sekolah NU.
- Percepatan literasi dan profesionalisme guru dapat meningkat signifikan.
Program seperti ini dapat menjadi game-changer bagi daerah kepulauan seperti Alor.
Baca Juga:
- Dream News Alor serahkan Al-Quran dan Tanam Pohon di MIS Syahbullah Wahing
- RRI Alor Undang Dreamnews, Apa Peran Pemuda dalam Menyalakan Obor Perubahan?
- Dreamnews Alor Bersama Koalisi KOPI untuk anak Muda Alor Menjaga Bumi dari Sampah dan Krisis Iklim
Melalui tersampaikannya LPJ dan penyerahan penghargaan kepada orang tua mahasiswa, PC Pergunu Alor kembali menegaskan komitmennya:
- menjaga amanah,
- menjunjung transparansi,
- dan membangun generasi Alor yang berdaya saing, berintegritas, dan siap mengabdi bagi NU dan daerah.
Program beasiswa PP Pergunu bukan hanya tentang kuliah gratis, tetapi tentang membangun masa depan kader yang menjadi tulang punggung pendidikan Alor.
Redaksi : Mukmin Amsidi
%20(1).jpg)
0 Reviews :
Posting Komentar