DREAMNEWS ALOR

KAMPANYE 16 HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN (HAKTP) di Alor, Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan Milad STKIP Muhammadiyah Kalabahi ke-11 Momentum Mengokohkan Dakwah Ilmu di Tanah Kenari, PC Pergunu Alor Sampaikan LPJ Keberangkatan 26 Mahasiswa Penerima Beasiswa PP Pergunu, Orang Tua Apresiasi Transparansi,

Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan Milad STKIP Muhammadiyah Kalabahi ke-11 Momentum Mengokohkan Dakwah Ilmu di Tanah Kenari

Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan Milad STKIP Muhammadiyah Kalabahi ke-11 Momentum Mengokohkan Dakwah Ilmu di Tanah Kenari

Dreamnewsalor.com  Suasana halaman SMA dan STKIP Muhammadiyah Kalabahi menghijau sejak pagi. Ratusan warga persyarikatan, civitas akademika, ortom, simpatisan, hingga tokoh masyarakat memadati lokasi untuk mengikuti Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 sekaligus Milad STKIP Muhammadiyah Kalabahi ke-11, sebuah perhelatan yang setiap tahun menjadi ajang konsolidasi semangat dakwah ilmu dan pembangunan peradaban di Kabupaten Alor (18/11/25).

Acara berlangsung meriah tetap khidmat, menampilkan rangkaian kegiatan yang mencerminkan wajah Muhammadiyah sebagai gerakan pembaruan yang kokoh, progresif, dan membumi. Milad tahun ini mengusung tema memajukan Kesejahteraan Bangsa.

Dalam sambutan, Drs. Moh Bajher Kamahi, M.Pd, Ketua PDM Alor, menyampaikan bahwa Milad adalah titik temu untuk mengkaji kembali jejak langkah perjuangan Muhammadiyah.

“Di usia 113 tahun, perjalanan Muhammadiyah selalu diwarnai kerja-kerja nyata. Di Alor, rangkaian Milad kita isi dengan jalan santai, seminar kesehatan, launching toko Muhammadiyah, hingga penyerahan izin operasional TK ABA di Wolwal. Semua ini bagian dari komitmen memajukan kehidupan, bukan berhenti pada seremoni,” ungkapnya.

Menurutnya, rangkaian kegiatan Milad tahun ini sengaja dirancang untuk memberi manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Alor, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Sebagai bagian dari rangkaian Milad, digelar Seminar Kesehatan HIV/AIDS pada Senin, 17 November 2025 bertempat di Aula STKIP Muhammadiyah Kalabahi. Seminar tersebut menyasar mahasiswa dan masyarakat umum sebagai bentuk edukasi terhadap kasus HIV/AIDS yang setiap tahun menunjukkan peningkatan.

“Berdasarkan data Dinkes, dari 2013 hingga 2024, tercatat 74 kasus HIV di Alor. ‘Tahun ini saja, dari Januari sampai April, sudah ada 23 kasus baru.’SelengkapnyaDi AksaraIndonesia Menurut Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Alor, hingga akhir tahun 2024 tercatat 761 kasus AIDS di Alor aksaraindonesia.idDi RRI :Artikel “Lost to Follow Up Tinggi Angka Kasus HIV/AIDS di Alor” menyebut jumlah kasus HIV/AIDS di Alor dan masalah retensi pengobatan RRI.

Salah satu agenda paling disorot adalah Launching Toko Muhammadiyah pertama di Kabupaten Alor. Kehadiran toko ini menandai langkah baru pengembangan ekonomi umat berbasis persyarikatan.

Toko Muhammadiyah akan menyediakan sembako , perlengkapan sekolah, serta produk UMKM lokal.

Menurut Bidang ekonomi PDM Alor Syukur Ali, S.Pd, pembukaan toko Muhammadiyah menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian finansial persyarikatan di Alor, sekaligus wadah pemberdayaan anggota.

Tausiyah Milad disampaikan oleh Raspa Laa, S.Pd.I., M.Pd Muhammadiyah Alor yang menekankan pentingnya menghidupkan kembali spirit Ali-Imran ayat 104, ayat yang menjadi nafas pergerakan Muhammadiyah:

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar.”

Pesan tersebut ditegaskan kembali oleh PDM Alor sebagai fondasi dakwah modern yang harus terus relevan menghadapi tantangan zaman.

Momentum Milad tahun ini juga bertepatan dengan penyerahan izin operasional TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Leisa Wolwal. Hadirnya TK ABA baru ini menjadi bukti nyata bahwa Aisyiyah terus memperluas jangkauan pendidikan di wilayah-wilayah pelosok.

Sambutan Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi: “Jangan Lupa Sejarah, Mari Menjemput Masa Depan”

Dalam sambutannya, Muhammad Abdullah, S.Sos., M.Pd, selaku Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi, menggugah seluruh civitas akademika agar tidak melupakan sejarah berdirinya kampus yang kini menjadi salah satu perguruan tinggi swasta favorit di Alor.

“Mari kita ingat pendiri-pendiri STKIP. Perjalanan sebelas tahun ini tidak mudah. Dari tiga tokoh pendahulu yang merintis dengan segala keterbatasan, hari ini kita bisa berdiri dengan akreditasi Baik Sekali dan jumlah mahasiswa mencapai 593 orang.”

Ia juga memaparkan perkembangan STKIP:

  • 31 dosen, di antaranya 2 dosen bergelar doktor (S3)

  • 4 dosen lolos sertifikasi

  • 2 dosen penerima hibah riset Muh

  • Kerja sama dengan hampir seluruh desa di Kabupaten Alor

  • Komitmen peningkatan fasilitas menuju Universitas Muhammadiyah Alor

Muhammad Abdullah menambahkan:

“Muhammadiyah adalah rahmatan lil alamin. Kita bukan hanya bangun kampus, tapi membangun peradaban.”

Sambutan tersebut disambut tepuk tangan panjang dari peserta Milad.

Acara Puncak Milad dihadiri formasi lengkap:

  • Ketua PDM Alor beserta 13 PDM Kecamatan

  • Pimpinan Daerah Aisyiyah, PCA ABAL

  • Ortom (NA, Pemuda Muhammadiyah, IMM, Tapak Suci, Hisbul Wathan)

  • Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor

  • Anggota BPH STKIP

  • Seluruh AUM (amal usaha Muhammadiyah)

  • Perwakilan OKP dan tokoh masyarakat

  • Tamun Undangan

  • Guru dan kepala sekolah Muhammadiyah tingkat SD–SMA

Terlihat pula rombongan pelajar yang turut memeriahkan acara dengan penampilan seni Islami.

Dalam 11 tahun berdiri, STKIP Muhammadiyah Kalabahi menjadi salah satu pusat mobilitas pendidikan modern di Alor. Berdasarkan data internal kampus:

  • Rata-rata lulusan per tahun mencapai 40-60 orang

  • Lebih dari 40% lulusan mengajar di SD–SMA di 17 kecamatan

  • STKIP menjadi penyedia guru terbesar di Alor salah satunya P3K 

Bila kampus ini naik status menjadi Universitas Muhammadiyah Alor, maka:

  • Akses studi lanjut mahasiswa lokal naik signifikan

  • Migrasi pelajar ke luar daerah bisa ditekan

  • Ekonomi sekitar kampus akan makin menggeliat

  • Muhammadiyah memperkuat posisi sebagai aktor strategis pendidikan di Alor


BACA JUGA:

Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan Milad STKIP Muhammadiyah Kalabahi ke-11 adalah refleksi historis dan tekad kolektif untuk menjaga warisan perjuangan KH. Ahmad Dahlan.

Bertambahnya lembaga pendidikan, meningkatnya kualitas dosen, menguatnya ortom, dan solidnya persyarikatan, Muhammadiyah Alor semakin siap melangkah menuju masa depan.

Redaksi            : TIM DNA

Dokumentasi : foto Mahmud A. Noho


About PENDIDIKAN UNTUK NEGERI

The Dreamnews Alor Community is a community established on February 12, 2022, by six founders: Mukmin, Asmar, Bunda, Dhian, Tyadiana, and Hadat. Its main goal is to improve literacy and numeracy for children in remote areas of the country, especially in regions far from the city and with limited access to education. The community focuses on the fields of education, social issues, religion, politics, and other areas.

0 Reviews :